“Mantagi” Tayang Pedana

Budaya & Seni

April 4, 2026

Prameswari Rajapatni/Kota Jambi

Satu scene film “Mantagi”. (credits: carigena)

FILM antologi “Mantagi: Air dan Manusia” tayang perdana, Jum’at (10/3). Penayangan film berlokasi Taman Budaya Jambi, dalam dua hari, yakni Jum’at (10/3) dan Sabtu (11/3), pagi dan sore hari.

Penonton dapat menonton film ini dengan membayar “Tiket Gotong Royong” sebesar IDR 20.000.

Selain menonton film, setiap orang yang datang dapat pula mengikuti sesi lanjutan, berupa Question and Answer (tanya-jawab) dengan pemain dan kru film.

Taufik Taufik Hidayat Rusti, sutradara film “Mantagi” mengatakan sesi tanya -jawab ini adalah sejenis workshop dengan tujuan untuk menampung apresiasi dan juga dukungan dari banyak orang, terutama Orang Jambi.

“Film ini adalah realisasi dari mimpi kami semua, termasuk para pemain dan kru film,” katanya kepada Amira, Jum’at (10/3).

Mimpi untuk membuat film tentang Jambi, yang dibuat oleh Orang Jambi.

Poster “Mantagi”. (credits: carigena)

“Yang kami lakukan ini adalah mengangkat kelokalan, baik itu wilayah, dan juga melibatkan orang-orang muda yang tertarik dengan cinema,” katanya.

Film ini memimiliki lima karakter. Yakni Mister X (Husni Tamrin), Kakek Nyantan (Azhar MJ), Jamal (Ide Bagus Putra), Romi (Didi Haryadi), dan Badrul (Bayu Swarnadwipa).

Film “Mantagi” berlatar belakang kehidupan dan geografis Sungai Batanghari. Yang dimulai dari wilayah hulu di Gunung Tujuh di Kabupaten Kerinci, hingga ke wilayah hilir di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, berhadapan langsung dengan Selat Malaka.

Melalui lima fragmen naratif, penonton diajak untuk melihat bagaimana air menjadi saksi kehidupan masyarakat Jambi. Sejak dari tempat persucian, sumber kehidupan, hingga ke korban kerusakan ekosistem sungai.

“Mantagi” adalah sebuah istilah lama dalam catatan Nusantara. Istilah ini kerap merujuk pada kesadaran batin, nalar, atau budi pekerti dalam diri manusia.

Dalam kasanah Minangkabau, Mantagi berarti: bakaik nan disangkuik an jo kamampuan hebaik, bakaik jo kapamimpinan (sikap yang berkaitan dengan kemampuan dan kemimpinan).

Sehingga, “Mantagi” adalah adab dari setiap manausia itu sendiri. Manusia yang memimpin dirinya sendiri, untuk menggunakan pikiran dan perasaan.*

Share:
avatar

Redaksi